Rabu, 26 Oktober 2011

Chord d'Masiv Tak bisa hidup tanpamu


[intro] C Fm/C 2x

C
             Fm/C
telah habis kata
     F      Am           G

terangkai untuk membuatmu
C            Fm/C

kembali mengingat 
   F      Am        G

semua apapun janjimu
 F                        D      G
aku mohon dengan sangat kepada mu

C
          Fm/C     F
waktu bersama dengan mu 
      Am         G

tak sebanding dengan
C          Fm/C

hancur hatiku 
   F        Am          G

begitu membekas di hidupku
 F                      Fm G
aku mohon dengan sangat ke-pada mu

[reff]

C                   Am

kembalilah... wahai sayangku
  Dm                    G

hanya itu yang membuat aku tenang
C                   Am

kembalilah... kembali padaku
 Gm        C         F   G

aku takkan pernah bisa hidup... 
     C  Fm/C

tanpamu

[int] 
F G D# G

C
                   Am
kembalilah... wahai sayangku
  Dm                    G

hanya itu yang membuat aku tenang
C                   Am

kembalilah... kembali padaku
 Gm        C         F   Dm  G

aku takkan pernah bisa hidup... 
C                   Am

kembalilah... wahai sayangku
 Gm        C         F   G

aku takkan pernah bisa hidup... 
       C  Fm/C

dengannya
      F   G

dengannya
      CMaj7

dengannya

Mengejar Mimpi
by:Ulfa H S

N
ina adalah seorang pelajar SMP.Dia adalah anak dari keluarga dikalangan menengah keatas.Ayahnya bernama Bapak Rusli ia adalah  seorang penjual bakso yang cukup sukses dan ibunya bernama Ibu Sri ia adalah seorang pedagang .Ia adalah anak tunggal di keluarga ini.Ia hampir mempunyai seorang adik tetapi takdir berkata lain,saat mengandung adikknya,ibunya terjatuh di kamar mandi,Dan ibunya keguguran.Sehingga sampai kini keluarga itu belum di beri anak lagi.
Nina bersekolah di SMP N 1 Trenggalek .Ia tergolong anak yang pintar karena saat tes awal masuk di sekolah itu ia mendapat peringkat 3.Ia masuk dikelas A,ia sangat disukai teman-temannya karena ia pintar,sopan,mudah bergaul  dan ramah orangnya.Setahun berlalu ia kini duduk dikelas 8,dikelas 8 ini merupakan hari-hari terberat Nina,karena ia sering mengeluh sakit kepala.Karena kesehatannya menurun ia kini berubah yang dulunya riang sekarang menjadi pendiam.
Akibat dari penyakitnya itu ia sekarang menjadi lebih tidak konsenterasi dengan pelajaran sehingga ia selalu mendapat nilai yang jelek.Teman-teman Nina yang baru menyadari bahwa  Nina sekarang menjadi bodoh dan suka tersenyum sendiri ,beranjak menjauhi Nina dengan berbagai macam alasan yang hampir tidak masuk akal,padahal Nina tersenyum sendiri itu karena ia hanya ingin menghilangkan  rasa pusing yang selalu membayang-bayangi,Nina tabah menghadapi ujian itu,ia beranggapan  kalau semua ini hanya cobaan dari Allah,dan Allah tidak akan memberi cobaan yang melebihi kemampuan hambanya.Ia masih bisa tegar menghadapi ini semua karena ia berfikir “tak apa sebagian teman sekelasku membenciku,kan aku masih punya sahabat dan orangtua yang selalu mendukungku”.Bel yang menandakan pelajaran telah usaipun tiba,Nina langsung menghubungi sahabat-sahabatnya  yang baru mengambil sepeda,untuk pulang bersamanya.Tetapi ia malah menerima penolakan dari sahabatnya itu,karena mereka ingin mampir ke warnet dulu.Nina pun hanya bisa bilang “tak apa kalau kalian tidak bisa,mungkin lain waktu kita bisa pulang bersama.Daa…. BYE…….bye”.
Malam pun tiba Nina tidak bisa belajar karena pusingnya kambuh lagi sampai-sampai ia mengikat kepalanya dengan tali,ketika jam menunjukkan pukul  20.00 tiba-tiba ia mendapat sms dari Risa dan Neli mereka berdua adalah teman dekat Nina,smsnya berisi bahwa mereka ingin pertemanannya berakhir cukup sampai disini.Nina tak percaya dengan sms itu ia lalu mentelepon Risa dan Nela untuk menanyakan kebenarannya.Dan ternyata jawabannya sama seperti di sms itu.Remuk hati Nina setelah mendengar berita itu sehingga ia hanya bisa diam tanpa kata,dan tak rela.Setelah kejadian itu ia hanya bisa curhat dengan sahabat setianya yaitu diary,meskipun sahabatnya itu tak pernah bisa menjawab semua tulisan Nina,tapi Nina masih bisa senang karena masih ada yang mau mendengar keluh kesahnya.Keesokan harinya ia mencoba curhat dengan ibunya,ia langsung menuju pokok permasalahhannya kalau sekarang ia tak punya teman,dan ibunya menanyakan penyebabnya “emangnya apa alasan teman-temanmu menjauhi kamu”,Nina menjawab “kayaknya mereka ilfil dengan ku,Bu.Karena aku sering ketawa sendiri dan sekarang kan nilaiku turun semua”.Ibunya menyela “O…. berarti teman kamu hanya melihat dengan sebelah mata atau sisi burukmu saja.Tapi ibu yakin besok atau kapanpun kamu pasti dapat teman lagi melebihi dulu”.Setelah bercakap-cakap dengan ibunya,Nina minta izin untuk beli bolpoin,saat di perjalanan tak sengaja ia bertemu Ani teman satu SD dan sekarang sekolah di SMP N 3.Nina langsung ngobrol dengan Ani karena sudah lama mereka tak bertemu,tak sengaja Ani bertanya kepada Nina “siapa teman dekatmu saat ini setelah kita beda sekolah?”,Nina pun hanya bisa diam tanpa kata dan tiba-tiba jadi melamun,Ani berubah menjadi bingung dan mengagetkan Nina dengan berkata“woy….ada  yang salah dari perkataanku tadi,apa salahku?”,Nina menyahut “tak ada yang salah dari perkataan mu tadi,namun aku bingung aku mau menjawab apa sebab sekarang aku tak punya teman.Teman ku semua menjauhiku karena mereka ilfil padaku”.Ani mencoba menghibur Nina dan ia berkata “aku mau jadi sahabatmu,dan sekarang kamu jadi tidak sendiri lagi”.Hati kecil Nina senang sekali mendengar perkataan Ani tadi.
Tak disangka waktu Asar tiba padahal ia hanya bilang pada ibunya untuk beli bolpoin,kemudian ia izin pamit kepada Ani untuk pulang.Sesampainya dirumah ia bercerita pada ibunya kalau ia sekarang punya teman lagi.Ibunya senang mendengar berita itu dan ibunya bahagia karena anaknya bisa ketawa lagi.Dan tak lupa Nina langsung menulis hal itu di buku diarynya.Malam pun tiba ia membantu ayahnya jualan bakso di warungnya,tak disangka pembelinya sangat banyak melebihi hari-hari kemarin,Nina senang sekali bisa membantu ayahnya sampai-sampai ia tak memikirkan kesehatannya.Dan tiba-tiba ia jatuh pingsan saat membuat es campur,sehingga ia langsung dibawa kerumah sakit menggunakan mobilnya.Setelah sampai di rumah sakit ia langsung diperiksa dokter,setelah beberapa jam dokter memeriksa akhirnya dokterpun keluar dan langsung memberitahukan kepada orang tua Nina kalau Nina telah  terkena penyakit kanker otak.Orang tua Nina kaget mendengarnya dan hampir tak percaya.Dokter berpesan kalau Nina harus diberitahu secepatnya.Perkataan Dokter itu membuat orang tua Nina menjadi dilema,karena mereka takut jika Nina tahu penyakitnya itu ia akan tambah setres,tapi ada baiknya juga jika Nina segera diberitahu.Beberapa hari setelah dirawat dirumah sakit akhirnya Nina boleh pulang asalkan obatnya diminum terus.Nina pun berjanji akan minum obatnya.
Setelah beberapa hari tak masuk sekolah akhirnya Nina bisa bersekolah lagi,meski di sekolah tak mempunyai teman tapi Nina tetap senang karena diluar sana ia masih punya sahabat yang bernama Ani.Tak di sangka 2 hari lagi Nina berulang tahun tepatnya tanggal 20 Agustus.Ia pun tak sabar menunggu tanggal itu tiba,karena orangtuanya sudah berjanji akan memberi hadiah spesial,dan akan merayakan ulang tahunnya.Tanggal 19 pun tiba ia sudah mendekorasi tata letak kue nantinya saat tanggal itu,dan tak lupa ia juga mengundang teman-teman sekelasnya untuk datang keacara ulang tahunnya meski ia tahu pasti mereka tak akan datang,dan tak lupa ia juga mengundang Ani sahabatnya.
Hari telah berganti dan saat yang ditunggu-tunggu pun tiba ia tak sabar menunggu jarum jam bergerak kearah pukul 19.00.Sambil menunggu,ia juga binggung mau pakai gaun yang mana karena ibunya membelikannya 2,yang satu berwarna Biru muda yang satunya berwarna merah.Dan akhirnya ia memakai gaun berwarna biru muda karena ia senang sekali dengan biru muda dan model bajunya juga cocok jika ia pakai,tapi ia juga ingin sekali memakai yang warna merah karena model baju yang warna merah itu lebih menarik.Dan akhirnya ia memutuskan menyuruh Ani yang memakai baju itu.Dan akhirnya Ani mau memakainya dengan alasan 1.ia tak mau menolak permintaan sahabatnya,2.ia juga tidak punya gaun yang cocok untuk kepesta.Saat yang ditunggu pun tiba,Nina turun dari tangga dengan memakai gaun biru muda,dan ia  terlihat amat anggun.Sampai-sampai Ray kagum melihat keanggunan Nina.Nina senang sekali  saat turun dari tangga karena ia melihat Ani memakai gaun pemberiannya,dan teman-temannya sebagian datang,tak lupa juga tetangga-tetangga Nina pun ikut hadir.Saat akan meniup lilin Nina berdoa “YaALLAH aku mempunyai satu mimpi yang ingin aku gapai sebelum tutup usiaku,aku hanya  ingin kedua orangtuanya selalu bahagia disaat  aku telah tiada nanti,dan aku mohon  Allah memberikan pengganti aku disaat aku pergi kesurga.Dan aku berharap teman-teman disekolah bisa menghargai kehadiranku dan aku tidak pandang sebelah mata lagi,dan aku berharap ada seseorang yang menyayangiku dengan tulus,amiend”.Setelah ia berdoa kemudian ia meniup lilin.
Beberapa acara telah dilewati.Waktu telah menunjukkan pukul 23.00,orang tua Nina masuk kekamar anaknya sambil membawa kotak besar,yang tak lain isinya adalah boneka panda besar dan kunci motor,Nina bahagia sekali karena hadiah-hadiah itu yang Nina inginkan.Setelah menerima hadiah itu Nina  kemudian tidur dan menunggu keajaiban atas doa-doanya tadi saat meniup lilin.Pagi hari tiba matahari pun sudah menjalankan tugasnya menyinari seluruh bumi bahkan matahari sudah setinggi galah.Namun dikamar yang berukuran 4m X 4m itu masih sunyi senyap seperti tak ada makhluk yang tinggal disitu,padahal didapur Pak Rusli dan istrinya sudah menyiapkan makan pagi.Setelah makanannya siap Pak Rusli langsung mengetuk pintu kamar Nina untuk membangunkannya karena Nina tak seperti biasanya,biasanya ia pasti bangun lebih awal dan menyiapkan sarapan.Setelah 4 menit mengetuk pintu itu Pak Rusli tidak mendengar jawaban dari Nina.Pak Rusli langsung mendobrak pintu kamar itu dan menemukan Nina sudah tak bernyawa lagi.Kemudian dengan sepontan ia berteriak memanggil istrinya,kemudian istrinya datang dan menangis melihat anaknya sudah tidak bernyawa lagi.Tapi mereka sadar kalau ini pasti yang terbaik untuk Nina.Pukul 15.00  Nina siap untuk dimakamkan,Ani yang sejak pagi sudah ada disana tidak tega melihat sahabatnya dimakamkan.Bahkan teman-teman yang dulu memusuhi Nina datang dan menyesali perbuatanya terhadap Nina dulu.Karena dulu mereka belum tahu kalau Nina sakit parah.
Merekapun langsung meminta maaf kepada orangtua Nina,dan akhirnya mereka dimaafkan.Tapi mereka belum sepenuhnya lega karena mereka belum sempat minta maaf kepada Nina sampai ia menutup mata.Tapi apa daya nasi sudah menjadi bubur,hal ini membuat mereka sadar jika kita tidak boleh melihat seseorang dari penampilannya dan kita harus saling memaafkan dan menyayangi dengan sesama.Setelah memakamkan anaknya itu mereka langsung merapikan tempat tidur Nina supaya tetap terlihat bersih,disela-sela membersihkan tempat tidur tak sengaja Ibu Sri menemukan buku kecil yang tak lain diary Nina,merekapun membaca setiap lembarnya dan sesekali mereka meneteskan air mata,karena tak disangka Nina selama ini sangat menderita sekali karena ulah teman-temannya.Dan sampailah dilembaran terakhir,dilembaran itu Nina menulis “yaALLAH jika engkau beri aku umur lebih panjang aku ingin membuat bahagia orang tuaku dan bahkan aku rela jika aku tak bahagia asalkan mereka bahagia,dan jika engkau ambil aku dengan cepat aku ingin mereka tetap bahagia dan engkau beri mereka pengganti ku agar mereka tetap bahagia dan tersenyum,karena senyuman mereka adalah kado terindah buatku”.Hati mereka seperti disayat-sayat dengan silet setelah membaca kata-kata itu,tapi mereka menjadi lebih bangga karena telah dipercayai oleh ALLAH merawat anak solehah seperti dia.
5 bulan kemudian Pak Rusli dan Ibu Sri mendapat kebahagiaan karena mereka dipercayai lagi oleh ALLAH untuk mengasuh anak.Sekarang ini bu Sri baru mengandung 3 bulan dan tinggal 6 bulan lagi melahirkan.6 bulan kemudian bayi itu lahir dan ternyata bayi yang dilahirkan itu perempuan dan mirip sekali dengan Nina.Keluarga kecil itu pun bisa tersenyum kembali,meski dihati masih ada luka yang tidak ada obatnya.Tapi mereka tetap tabah dan semangat menjalani hidup ini dengan membuka lembaran baru.
profil M Roby (persisam)

Nama Lengkap: Muhammad Roby
Tanggal Lahir:12 Sep 1985 (Usia 26)
Negara:Indonesia
Tinggi Badan:179 cm.
Berat Badan:70 Kg.
Peranan:Bek
Nomor Punggung: 16
Tim Nasional: Indonesia 
m roby