Sabtu, 20 Juli 2013



masa lalu..mungkin terlalu dini untuk menyebutnya 

saat indah itu kian berlalu menyisakan goresan luka yang menganga taukah dirimu,aku tak kuasa menyebutkan semua itu.aku tak bisa seperti merpati lari kesana kemari dengan santai.aku tak bisa seperti mawar yang bisa mekar setiap saat mungkin terkadang aku terlalu mengangapmu lebih sehingga aku harus melihatmu disepanjang hariku.

melihatmu dari kejahuan,sungguh miris namun apalah daya aku hanya aku yang tak bernyali baja untuk memanggilmu lagi.aku tau aku tidak lebih dari seekor burung merpati yang lari kesana kemari untuk mencari sangkar.Namun aku juga tak bisa seperti senja yang menyilaukan mata par insan manusia.aku juga tak lebih baik dari hujan yang mampu melarutkan segala asa yang ada.

aku hanyalah aku sosok anak remaja akhir yang mulai labil.
aku hanyalah aku sosok anak remaja akhir yang tak kuat melihatmu dekat dengan orang lain.
aku hanyalah aku sosok anak remaja akhir yang mudah menangis dikala mendung datang.

aku tak menyangka kalau waktu bisa begitu kejamnya.sungguh perputaran yang sangat dahsyat dan begitu kilat
Berjalan lurus dan tidak menoleh


ya,mungkin berat untuk tidak memilih tapi ini harus dilakukan demi ketenangan jiwa dan hatiku ini.
Aku mulai paham dan mengerti kalau tak semuanya yang ku inginkan itu harus aku miliki.Seperti halnya dirimu,dirimu yang ingin aku miliki namun tetap saja tak bisa kuraih.
Sungguh dinia ini memang kejam,ya kejam sekejam takdir yang harus meisahkan aku dan kamu.
Kamu di tempatkan di sana sedangkan aku hanya bisa disini,duduk termangu mengulas semua tingkah laku gaya,suara yang pernah kau lakukan dan kau lontarkan.
mungkin kini dirimu bukanlah takdirku namun aku yankin esok kelak kamu akan tau.
Dan kini aku putuskan tuk tidak menoleh kekamu lagi. :))